PROFIL LULUSAN

  1. Manajer agribisnis : Lulusan yang dapat menjadi pengusaha mandiri atau bekerjasama dengan pihak lain dalam berbagai bisnis pertanian termasuk budidaya tanaman pangan, tanaman hortikltura, tanaman perkebunan, peternakan, dan perikanan, baik pada subsistem hulu, hilir, maupun penunjangnya.Sebagai pengusaha agribisnis lulusan memiliki: 1. pengetahuan dan keterampilan dalam agribisnis;2. memahami praktik   pertanian   berkelanjutan;, 3. mampu mengelola operasi dan organisasi agribisnis secara efektif; 4) mampu menggabungkan pengetahuan bisnis dengan pengetahuan agrikultur- al; 5) mampu mengidentifikasi, menganalisis dan memanfaatkan peluang bisnis di sektor pertanian dan pasar yang ada; 6) mampu merencanakan dan melaksanakan     strategi     pengembangan,     sertamengelola sumber daya manusia dan keuangan dengan efisien; dan 7) memiliki keterampilan kepemimpinan dan komunikasi yang efektif.
  2. Pengusaha agribisnis : Lulusan yang bisa sebagai manajer pada perusahaan- perusahaan pertanian yang sukses, berdedikasi, visioner, dan berorientasi pada hasil. Sebagai manajer agribisnis, lulusan memiliki: 1) pengetahuan dan wawasan yang luas tentang tren dan inovasi terbaru dalam teknologi pertanian, mampu menciptakan nilai tambah dalam industri agribisnis, mendorong pertumbuhan perusahaan secara berkelanjutan; 2) menguasai prinsip-prinsip manajemen agribisnis, termasuk perencanaan strategis, pengelolaan sumber daya manusia, pengendalian produksi, pemasaran, dan pengelolaan risiko untuk mencapai efisiensi dan produktivitas yang optimal dalam operasional perusahaan agribisnis; 3) memiliki keterampilan kepemimpinan sehingga mampu mengorganisasi tim dengan efektif, mengarahkan karyawan menuju tujuan yang ditetapkan, dan memotivasi anggota tim untuk mencapai kinerja yang optimal, dan dapat mengambil keputusan yang cerdas dalam mengelola perusahaan agribisnis.
  3. Fasilitator pengembangan masyarakat agribisnis : Lulusan yang terampil dalam memfasilitasi proses pembangunan masyarakat, termasuk mengorganisir pertemuan, merancang dan mengimplementasikan program pelatihan, memfasilitasi dialog antara pemangku kepentingan, dan membangun kapasitas komunitas agribisnis dan pembangunan masyarakat. Lulusan memiliki: 1) pemahaman dan mampu menerapkan tentang teknologi pertanian berkelan- jutan, diversifikasi usaha, dan inovasi terkini yang relevan untuk pengembangan agribisnis di daerah pedesaan; 2) mampu berkomunikasi dengan baik dan efektif dengan berbagai pihak terkait, termasuk petani, pemerintah daerah, LSM, dan lembaga lainnya; mampu menyampaikan informasi dengan jelas dan mengartikulasikan ide-ide mereka dengan baik; 3) memahami ke-rangka kebijakan yang mengatur sektor agribisnis dan mampu menerapkannya dalam konteks pembangunan masyarakat dalam rangka membantu masyarakat memahami dan mengikuti peraturan dan kebijakan yang relevan; 4) memiliki kesadaran akan pentingnya pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan dan dapat membantu masyarakat mengadopsi    praktik-praktik    ramah    lingkungan dalam agribisnis mereka; 5) mampu menganalisis data dan informasi yang berkaitan dengan agribisnis dan pembangunan masyarakat; 6) dapat mengidenti- fikasi tantangan dan peluang, membuat rekomendasi berdasarkan analisis tersebut, dan mengukur dampak dari program dan kegiatan yang dilaksanakan.
  4. Pengkaji agribisnis : Lulusan yang bisa sebagai perencana agribisnis maupun pengkaji agribisnis yang berperan penting dalam merencanakan, mengembangkan, mengelola, dan meng strategi dan operasional bisnis di sektor agribisnis. Lulusan dapat dipekerjakan oleh pemerintah, lembaga riset, perusahaan swasta, atau organisasi non pemerintah. Lulusan mempunyai: 1) pemahaman teknologi dan inovasi baru untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas dalam sektor agribisnis sehingga mampu merancang dan mengembangkan rencana strategis dan operasional untuk perusahaan atau proyek agribisnis; 2) mampu melakukan analisis menyeluruh tentang pasar pertanian, faktor lingkungan, peraturan peme-rintah, dan potensi risiko serta peluang yang terkait dengan kegiatan agribisnis; 3) mampu mengembangkan rencana bisnis yang mencakup tujuan jangka panjang, rencana tindakan, alokasi sumber daya, dan strategi pemasaran dengan mempertimbangkan aspek sosial dan lingkungan untuk memastikan keberkelanjutan agribisnis, berdampak positif pada masyarakat dan ling-kungan sekitarnya; 4) sebagai pengkaji agri- bisnis, lulusan mampu menganalisis rencana bisnis yang diajukan atau kinerja bisnis agribisnis yang ada; 5) Lulusan mampu melakukan penelitian, studi, atau evaluasi mendalam tentang berbagai aspek agribisnis dengan mengumpulkan data, menganalisis informasi, dan menyusun laporannya secara terperinci tentang masalah tertentu dalam agribisnis; 6) mampu mengkaji dan mengidentifikasi peluang pasar, sumber daya yang dibutuhkan, mengatur jadwal, mengelola anggaran, dan mengawasi kemajuan proyek; mampu mengevaluasi kinerja perusahaan baik kekuatan maupun kelemahannya; 7) mengidentifika- si tren pasar; menganalisis dampak kebijakan peme- rintah; 8) menilai potensi risiko dan peluang di sektor agribisnis; dan menyusun studi kelayakan untuk investasi di bidang pertanian.